I-Care Sebagai Pembiasaan Di SMP Kristen Krista Citra Parakan
SMP Kristen Krista Citra Parakan mengadakan kegiatan i care pada hari Jumat. I care adalah kegiatan berbagi makanan yang dilakukan di sekolah sebagai bentuk kepedulian antar siswa. Kegiatan I care ini mungkin terlihat sederhana, tetapi kegiatan ini penuh makna bagi lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan seluruh warga sekolah dari kelas 7-9, dan para guru juga ikut melaksanakan kegiatan I care.
Setiap murid murid membawa makanan nya dari rumah masing masing. Makanan yang dibawa adalah makanan real, dan bukan makanan yang di produksi oleh pabrik. Saat semua murid sudah berkumpul di area kantin, para murid di minta untuk menata makanan yang mereka bawa di meja. Sebelum mengambil makanan nya, para murid dan juga guru berdoa bersama yang dipimpin oleh perwakilan dari kelas, entah kelas 7,8, atau 9.
Setelah berdoa, guru akan menunjuk kelas yang akan mengambil makanan pertama. Pengambilan makanan di lakukan secara tertib dengan cara mengantri dan tidak terburu buru. Jika sudah mendapatkan makanan, para murid langsung berkumpul bersama teman teman mereka untuk menikmati makanan yang mereka ambil. Semua berkumpul dengan suasanan hangat dan ceria, para siswa asyik mengobrol dan juga saling berbagi makanan. Para murid juga bisa mengambil makanan lagi.
Setelah kegiatan i care selesai, para siswa bersama sama membersihkan sampah sampah dan makanan yang berserakan. Mereka melaksanakan tugas tersebut dengan rasa penuh tanggung jawab dan sadar diri. Siswa saling membantu untuk mengumpulkan sampah dan membuang nya ketempat sampah. Dan juga ada yang menggulung tikar dan bergotong royong mengangkat dan mengembalikan ketsmoat semula. Para siswa belajar bahwa kebersihan adalag tanggung jawab bersama. bukan hanya orang tertentu saja.
Melalui kegiatan I care ini, para siswa belajar betapa pentingnya saling berbagi dan pedulu satu sama lain. Kegiatan sederhana ini mampu menumbuhkan rasa empati dan juga solidaritas. Dengan ada nya kegiatan ini, siswa di harapkan menjadi pribadi yang peduli terhadap orang lain.




Hari pertama diawali dengan seluruh siswa berkumpul di lapangan sekolah. Setelah mendapatkan arahan, siswa diarahkan untuk menaruh barang bawaan ke ruang tidur masing-masing yang telah dibagi berdasarkan kelompok laki-laki dan perempuan. Proses ini membantu siswa mulai beradaptasi dengan lingkungan dan teman-teman dalam kelompoknya.















